Sejarah Yonkav 1

                                                                SEJARAH PEMBENTUKAN KAVALERI

 

Berdirinya satuan yonkav 1/1 kostrad tidak terlepas dari sejarah perjuangan TNI AD dalam melawan penjajah khususnya melawan Belanda. Dengan beralihnya kekuasaan militer, maka TNI mulai menyusun organisasi dengan segala perlengkapan yang ada, baik dari hasil rampasan tentara – tentara sekutu maupun dari tentara Belanda. Pada masa transisi kekuasaan militer, karena Eks tentara KNIL belum pasti dapat dijadikan anggota TNI, maka banyak kendaraan lapis baja yang lalu lalang serta ada yang dibawa kerumah masing – masing terutama di daerah Bandung. Setelah ada keputusan dari pihak TNI, maka bekas tentara KNIL tersebut dengan realisasi dari perwira enjata bantuan panser pada saat itu di bentuklah satu kesautan panser yang di sebut Eskadron I yang merupakan cikal bakal kesatuan – kesatuan kavaleri dewasa ini.

 

Pada tanggal 15 april 1950, Panglima teritorium III/ Siliwangi meresmikan berdirinya Eskadron I lapis baja dengan kekuatan 16 ranpur yang terdiri dari Humber panser, Tank Stuart, Body car dan Ford Link. Kemudian pada tanggal 23 Desember 1958 berdasarkan surat keputusan Panglima teritorium III/ Siliwangi Nomer KPTS.162 – 2/12/1958, lambang Badak diresmikan menjadi lambang satuan dan dijabat oleh Kapten Kav M. Manopo dari tahun 1950.

 

Selanjutnya tanggal 15 April 1950 sebagai berdirinya Eskadron I yang menjadi cikal bakal terbentuknya Yonkav 1/1 Kostrad ditetapkan sebagai HUT Yonkav 1/1 Kostrad yang di peringati setiap tahunnya.

 

                                                                   PERKEMBANGAN ORGANISASI

 

Pada tanggal 15 april 1950, Panglima teritorium III/ Siliwangi meresmikan berdirinya Eskadron I lapis baja dengan kekuatan 16 ranpur yang terdiri dari Humber panser, Tank Stuart, Body car dan Ford Link. Kemudian pada tanggal 23 Desember 1958 berdasarkan surat keputusan Panglima teritorium III/ Siliwangi Nomer KPTS.162 – 2/12/1958, lambang Badak diresmikan menjadi lambang satuan.

 

Selanjutnya berdasarkan keputusan Panglima territorial III/ Siliwangi Nomer : KPTS 161 – 2/12/1958 tanggal 23 Desember 1958, Eskadron 1 kavaleri berubah menjadi Batalyon Kavalei 1 yang berkedudukan di Purbaya Padalarang, kemudian berdasarkan surat keputusan KASAD no KPTS 295/4/1961 tanggal 10 April 1961, Batalyon Kavaleri 1 resmi menjadi organik Kora 1 CADUAD

 

Kemudian pada tanggal 27 Pebruari 1964, Batalyon Kavaleri 1 organik administratif masuk Brigade Kavaleri 1 Kostrad dengan kedudukan di Senayan Jakarta. Dengan demikian Batalyon Kavaleri 1 Caduad berubah menjadi Batalyon Kavaleri 1 Kostrad.

 

Pada tanggal 11 januari 1970, yonkav 1 pindah dari senayan ke pangkalan baru Cijantung IV, Jakarta Timur. Pada tanggal 15 April 1977, berdasarkan surat keputusan Kasad No : SKEP /360/IV/1977, Yonkav 1 Panser berubah menjadi Yonkav 1 Tank dengan menggunakan Ranpur Tank PT. 76 Amphibi buatan Rusia.

 

Selanjutnya, pada tanggal 11 Juni 1985, berdasarkan surat keputusan Kasad No : 535/VI/1985 Batalyon Kavaleri 1 Tank yang semula organik Brigkav 1 Kostrad berubah menjadi Batalyon Kavaleri 1 Divisi Infanteri 1 Kostrad dan pada tanggal 16 Juni 1986, berdasarkan surat keputusan Pangkostrad No : STR/282/1986 dilaksanakan rematerialisasi, dimana ranpur Tank PT. 76 yang merupakan Alutsista Yonkav 1 diganti menjadi ranpur Tank AMX – 13/ 105.

 

Pada tanggal 5 April 1988, berdasarkan surat perintah Pangkostrad No: Sprin / 865 / IX / 1987 tanggal 26 September 1987, Yonkav 1 Divif 1 Kostrad menerima tunggul baru dengan nama “ BADAK CETA CAKTI” dan pada tanggal 5 Oktober 1995, bertepatan dengan perayaan HUT TNI ke – 50, Yonkav 1 Divif 1 Kostrad menerima Tank keluarga Scorpion buatan Inggris untuk digunakan sebagai ranpur utama dalam Alutsista sampai dengan saat ini.

 

Dengan begitu, seiring berjalannya waktu KASAD menandatangani draft kontrak pembelian MBT Leopard 2 antara pemerintah Indonesia dengan pihak Rheinmetall Landsysteme GmbH pada tanggal 18 Desember 2012, Yonkav 1/ Tank Divisi Infanteri 1 Kostrad direncanakan memperoleh ranpur Leopard 2 RI sejumlah 28 Unit, Leopard 2A4 sejumlah 13 Unit, AEV sejumlah 2 Unit, IFV Marder sejumlah 38 Unit dan IFV Marder ( Non Maintenanced ) sejumlah  8 Unit. Ranpur – ranpur tersebut akan didatangkan secara bertahap yang dimulai pada bulan Januari 2014 selesai pada tahun 2017.

 

RIWAYAT PENUGASAN

·     

                      DALAM NEGERI

  1. Tahun 1961 s.d tahun 1962, penumpasan pemberontakan DI/ TII di Jawa Barat.
  2. Tanggal 29 Maret 1963, Detasemen Krida Cakti Yonkav 1 Caduad melaksanakan tugas operasi di Irian Barat dipimpin Letda kav Sukartono NRP 18485
  3. Tanggal 19 September 1963, BP Kodam Jaya untuk melaksanakan tugas Pam ibu kota dalam rangkaKonfrontasi dengan Malaysia dan pengamanan pelaksanaan GANEFO.
  4. Tanggal 30 September 1965, melaksanakan tugas operasi penumpasan G.30 S/PKI di Jakarta dan Jawa Barat.
  5. Tanggal 3 Juli 1971, melaksanakan tugas Pam pemilu.
  6. Tanggal 1 Oktober 1972, melaksanakan tugas pengamanan dalam rangka peresmian monumen pancasila sakti di lubang buaya.
  7. Tahun 1973, melaksanakan siaga di Makostrad dalam rangka Sidang Umum MPR
  8.  Tanggal 15 Januari 1974, melaksanakan tugas pengamanan Ibu kota dalam rangka pengamanan peristiwa Malari.
  9. Tanggal 25 Juni 1978,, melaksanakan tugas pengamanan sidang MEE – ASEAN.
  10. Tanggal 25 Juni 1980, melaksanakan tugas BP Paswalpres kekuatan personil sebanyak 12 orang, 2 ranpur ferret dan 2 ranpur saladin dipimpin oleh Serma M. toman NRP 346101.
  11. Tanggal 15 Juli 1980, melaksanakan tugas BP Korma Hankam kekuatan 76 orang dipimpin Kapten Kav E.Supriyadi NRP 26627
  12. Tanggal 9 Maret 1985, melaksanakan tugas BP Mabes ABRI dengan kekuatan 150 orang dipimpin Lettu Kav Didin Karyana NRP 381650.
  13. Tanggal 21 Pebruari 1987, melaksanakan tugas pengamanan tak langsung dalam rangka pemilu 1987 dan sidang umum MPR 1988 sebagai cadangan mabes ABRI dan Kostrad dengan kekuatan 200 orang dipimpin oleh Kapten Kav Toni Suhartono.
  14. Tanggal 9 September 1988, melaksanakan tugas Pam tirai di Stadiun Utama Senayan dalam rangka hari olah raga nasional dengan kekuatan 100 orang dipimpin Lettu Kav Didin Karyana NRP 381650.
  15. Tanggal 1 Mei 1992, melaksanakan tugas pengamanan tak langsung pemilu 1992 BKO Kodam IX/ Udayana di daerah dompu dengan kekuatan 2 SSK dipimpin oleh Kapten Kav Rihananto NRP 29746 dan Kapten Kav Nana Rahmat NRP 449848.
  16. Tanggal 9 Pebruari 1993, melaksanakan pengamanan sidang umum MPR 1993 untuk BP ke Kodam Jaya dengan kekuatan 2 SSk dipimpin oleh Kapten Kav Tamsil NRP 30064.
  17. Tanggal 10 Mei 1994 s.d 21 mei 1994, melaksanakan tugas pengamanan Thomas Cup dan Uber Cup di Istora Senayan Jakarta dengan kekuatan 1 SSK dipimpin Lettu Kav Taufik Budi Santoso NRP 32714.
  18. Tanggal 27 Juli 1996 s.d 10 Agustus 1996, melaksanakan tugas Pam ibuk Kota dengan kekuatan 1 SSk dipimpin oleh Kapten Kav Wawan Ruswandi dan 1 Ki Tank dipimpin oleh Kapten Kav Noto.
  19. Tanggal 23 s.d 28 April 2012, melaksnakan tugas pengmanan kenaikan harga BBM di stasiun Gambir, stasiun cikini dan taman suropati Jakarta Pusat dengan kekuatan 1 SSY dipimpin oleh Letkol Asep Solihin.
  20. Tanggal 21 Juni 2014, melaksanakan tugas siaga di Makostrad dalam rangka pengamanan Pemilu 2014 dengan kekuatan 1 SSY dipimpin oleh Letkol Kav Sumantri Harsono.
  21. Tanggal 24 Oktober 2015, melaksanakan tugas perbantuan KNPB Karhutla di Palembang dengan kekuatan 1 SSY dipimpin oleh Mayor Kav Andre Hendri Masengi.

 

               LUAR NEGERI

  1. Tanggal 7 Pebruari 1973, 3 perwira An. Kapten Kav Erman Emon, Lettu Kav I.D Mukti dan Lettu Kav M. Subagyono tergabung dalam Kontingen GARUDA IV & GARUDA V.
  2. Tanggal 5 Desember 1975, 15 Oktober 1976, 17 Oktober 1981 melaksanakan operasi Seroja.
  3. Tanggal 11 Juli 1994, 5 anggota an. Serka Amirhan,Sertu Saparring, Kopda Mudiono, Praka Budiono,dan parka Dasaad tergabung dalam kontingen GARUDA XIV – A di Bosnia.
  4. Tanggal 25 Maret 1995, 22 orang dipimpin oleh Sertu Mahyulis NRP 556836 tergabung dalam kontingen GARUDA XIV- B ke Bosnia.
  5. Pada tahun 2007 s.d 2008, 14 orang anggota dipimpin oleh serma Iwayan Sudiasa NRP 542617 tergabung dalam misi perdamaian PBB pada kontingen GARUDA XXIII – B/UNIFIL di Lebanon.
  6. Tahun 2008 s.d 2009, 3 orang anggota dipimpin oleh Lettu Kav I Ketut Artha tergabung dalam misi perdamaian PBB pada kontingen GARUDA XXIII – C/UNIFIL di Lebanon.
  7. Tahun 2009 s.d 2010, 4 orang anggota dipimpin Lettu Kav Makhdum Habiburrahman tergabung dalam misi perdamaian PBB pada Kontingen GARUDA XXIII – D/ UNIFIL di Lebanon.
  8. Pada tahun 2010 s.d 2011, 4 orang anggota dipimpin oleh Sertu Akso tergabung dalam Misi perdamaian PBB pada kontingen GARUDA XXIII – E/ UNIFIL di Lebanon.
  9. Pada tahun 2011 s.d 2012, 10 orang anggota dipimpin oleh serka Andriyandi tergabung dalam misi perdamaian PBB pada kontingen GARUDA XXIII – F/UNIFIL di Lebanon.
  10. Pada tahun 2015 s.d sekarang, 3 orang anggota dipimpin oleh Lettu Kav Denis Indrayadi tergabung dalam misi perdamaian PBB pada kontingen GARUDA XXIII – G/ UNIFIL di Lebanon.